Ijok: Fatwa Khir Toyo – Undi Bukan Islam tidak Haram….

Khir Toyo memperalatkan agama untuk kepentingan BN dan MIC
Menteri Besar, Datuk Seri Dr Mohamad Khir Toyo, berkata hukum mengundi calon pilihan raya atau menyokong sesiapa yang bukan Islam adalah haram, juga tidak benar.

Katanya, fahaman seperti itu datang daripada pihak yang tidak faham bahawa Islam sendiri mengajak umatnya membantu orang bukan Islam yang sedia bekerjasama.

Katanya, tindakan Kerajaan Barisan Nasional (BN) meletakkan calon bukan Islam, K Parthiban, pada pilihan raya kecil Dewan Undangan Negeri (DUN) Ijok, Sabtu ini, tidak berlawanan dengan ajaran Islam.

Khir Toyo mula menggelabah dengan perkembangan terbaru mengenai sikap pengundi ijok yang memberi sambutan baik untuk calon PKR.

Apa pandangan Majlis Fatwa Kebangsaan dengan fatwa Khir Toyo ini, yang pasti Majlis Fatwa belum mengeluarkan fatwa seperti yang difatwakan oleh Khir Toyo ini.

Untuk renungan mengenai Fatwa Khir Toyo ini sila baca petikan dari maksud ayat-ayat Quran yang diperturunkan dibawah ini:

1. Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil musuh-Ku dan musuhmu menjadi teman-teman setia yang kamu sampaikan kepada mereka (berita-berita Muhammad), karena rasa kasih sayang; padahal sesungguhnya mereka telah ingkar kepada kebenaran yang datang kepadamu, mereka mengusir Rasul dan (mengusir) kamu karena kamu beriman kepada Allah, Tuhanmu. Jika kamu benar-benar keluar untuk berjihad di jalan-Ku dan mencari keridhaan-Ku (janganlah kamu berbuat demikian). Kamu memberitahukan secara rahasia (berita-berita Muhammad) kepada mereka, karena rasa kasih sayang. Aku lebih mengetahui apa yang kamu sembunyikan dan apa yang kamu nyatakan. Dan barangsiapa di antara kamu yang melakukannya, maka sesungguhnya dia telah tersesat dari jalan yang lurus. Ayal Al Mumtahanah (60:1)

4. Sesungguhnya telah ada suri tauladan yang baik bagimu pada Ibrahim dan orang-orang yang bersama dengan dia; ketika mereka berkata kepada kaum mereka: “Sesungguhnya kami berlepas diri daripada kamu dari daripada apa yang kamu sembah selain Allah, kami ingkari (kekafiran)mu dan telah nyata antara kami dan kamu permusuhan dan kebencian buat selama-lamanya sampai kamu beriman kepada Allah saja. Kecuali perkataan Ibrahim kepada bapaknya[1470]: “Sesungguhnya aku akan memohonkan ampunan bagi kamu dan aku tiada dapat menolak sesuatupun dari kamu (siksaan) Allah.” (Ibrahim berkata): “Ya Tuhan kami hanya kepada Engkaulah kami bertawakkal dan hanya kepada Engkaulah kami bertaubat dan hanya kepada Engkaulah kami kembali.” (60:4)

9. Sesungguhnya Allah hanya melarang kamu menjadikan sebagai kawanmu orang-orang yang memerangimu karena agama dan mengusir kamu dari negerimu, dan membantu (orang lain) untuk mengusirmu. Dan barangsiapa menjadikan mereka sebagai kawan, maka mereka itulah orang-orang yang zalim. (60:9)

13. Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu jadikan penolongmu kaum yang dimurkai Allah. Sesungguhnya mereka telah putus asa terhadap negeri akhirat sebagaimana orang-orang kafir yang telah berada dalam kubur berputus asa. (60:13)

[1470]. Nabi Ibrahim pernah memintakan ampunan bagi bapaknya yang musyrik kepada Allah : Ini tidak boleh ditiru, karena Allah tidak membenarkan orang mukmin memintakan ampunan untuk orang-orang kafir (lihat surat An Nisa ayat 48).

3 Respons

  1. Kalau ayat2 yang dimuatkan disini dirujuk memang benarlah fatwa si toyo ni. Ini meruju kepaa orang2 kafir yang memerangimu kalau dia tidak memerangi mu bolehlah. Saya rasa ada ayat lain yang patut dirujuk. Minta bantuan pada yang arif, saya tidak tapi saya ingat ada.

  2. Ayat 50 Surah Al Maidah

    Apakah hukum jahiliah yang mereka kehendaki, dan hukum siapakah yang lebih baik daripada hukum Allah bagi orang-orang yang Yakin

    Ayat 51 Surah Al Maidah

    Hai orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang yahudi dan nasrani menjadi pemimpin-pemimpin kamu. Sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa di antara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.

    Ayat 54 Al Maidah

    Hai orang yang beriman, Barang siapa diantara kamu yang murtad dari Agamanya, maka Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintai Nya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang mu’min, yang bersikap keras terhadap orang kafir, yang berjihad di jalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah kurnia Allah, diberikan Nya kepada sesiapa yang dikehendakiNya dan Allah Maha Luas pemberianNya lagi Maha Mengetahui.

    Ayat 56 Surah Al Maidah

    Dan barangsiapa mengambil Allah, RasulNya dan orang yang beriman menjadi penolong, Maka sesungguhnya pengikut DinulLlah (muslim) itulah yang pasti Menang.

    Ayat 57 Surah Al Maidah

    Hai Orang yang beriman, janganlah kamu mengambil jadi pemimpinmu orang-orang yang membuat Agamamu jadi buah ejekan dan permainan (Huzuwan wa La’iban), iaitu di antara orang yang telah diberi kitab sebelummu, dan orang-orang kafir (musyrik), dan Bertakwalah kepada Allah jika kamu betul-betul orang yang beriman.

  3. roslan sms kata dalam blognya, antaranya

    Siapakah yang bermain isu kaum dan agama sebenarnya? Saya difahamkan pihak JAIS pun telah diarah agar mengeluarkan teks khutbah Jumaat 27 April ini untuk menyeru penduduk Islam Ijok agar menerima calon BN tanpa ragu-ragu. Saya harap maklumat yang saya terima ini tidak benar, tetapi jika benar, maka Pusat Memurnikan Aqidah di Hulu Selangor perlu bersedia bagi menerima mereka yang megarah dan mereka yang sanggup melaksanakan arahan itu, untuk dipulihkan kerana sudah pasti mereka jenis yang bermasalah.

    Memang sah Khir Toyo memperalatkan semua yang ada termasuk agama untuk memenangkan calon MIC yang berkasta lebih tinggi dari Samy Vellu.

    Kalau orang Ijok tahu kasta calon MIC, sudah pasti pengundi Ijok akan mengundi Tan Sri Khalid Ibrahim.

Tinggalkan jawapan